Eksekutor Berperan Penting Dalam Menghidupkan Jaringan Ekonomi Rakyat

Foto: Istimewa

“Jaringan ekonomi ini bisa dinikmati oleh seluruh rakyat dengan bantuan dari perusahaan-perusahaan besar yang dibimbing pemerintah”

JAKARTA (inspiratormedia.id) – Menjamin kelangsungan hidup suatu bangsa haruslah dapat mengerti apa yang diinginkan oleh rakyatnya, salah satunya adalah kesejahteraan.

Seperti yang diutarakan seorang professional dan praktisi ekonomi Tommy Andri Wardhana, bahwa dalam mengangkat kesejahteraan masyarakat diperlukan dukungan dari berbagai pihak, terutama pemerintah, baik pusat maupun daerah.

Dukungan yang dimaksud bukan hanya memberikan arahan dan bimbingan, namun lebih jauh dari itu adalah dibutukannya power dari kekuasaan eksekutif yang dalam hal ini pemerintah daerah selaku pembuat kebijakan untuk mendorong majunya usaha masyarakat tersebut.

“Pemerintah harus melakukan proteksi atas bisnis rakyatnya seperti yang dilakukan oleh Jepang, Korea, dan dilakukan juga oleh China, jadi harusnya kita juga bisa,” ujar Tommy saat ditemui di kantornya di Jakarta, Selasa (12/3/2019).

Ia juga mencontohkan apa dilakukan oleh Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo di Yogyakarta yang menjalankan konsep ‘Bela, Beli Kulon Progo’ dengan membangun jaringan usaha masyarakat disana.

“Jaringan ekonomi ini bisa dinikmati oleh seluruh rakyat dengan bantuan dari perusahaan-perusahaan besar yang dibimbing pemerintah,” imbuh Tommy.

Untuk menjalankan konsep melalui sistem birokrasi memang tidaklah mudah, karena bisa jadi akan berbenturan dengan berbagai kepentingan sehingga dibutuhkan keberanian dari pemimpin melakukan eksekusi kebijakan dan strategi dalam membangun ekonomi kerakyatan tersebut. “Yang penting adalah eksekutornya”. pungkasnya.

Menurutnya, harus ada kekuasaan yang bisa mengarahkan perusahaan besar untuk mengayomi usaha kecil dan menengah (UKM) milik rakyat dengan membuat kebijakan ‘memaksa’ perusahaan besar tersebut menjalankan konsep ekonomi rakyat dari pemerintah.

Pria yang juga mengatakan dirinya terpanggil untuk menjadi anggota dewan dengan tujuan agar bisa berbuat lebih banyak lagi dalam mengembangkan konsep ekonomi kerakyatan yang diusungnya.

“Kalau ide hanya berada di dalam sebuah ruangan itu tidak akan berarti apa-apa. Cara untuk menyalurkan dan mengaplikasikan ide yang telah dikonsepkan serta memiliki kekuatan ya dengan lewat partai politik,” ujar Tommy.

Ketika kita, lanjutnya, masuk ke partai, pertama yang harus dilakukan pekerjaan kita adalah kita rakyat. “Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Untuk Rakyat….Bagi kemakmuran Indonesia”. Pungkasnya.