KAPTEN INDONESIA Deklarasi Atasi Masalah Tenaga Kerja Indonesia

Foto: Ketika Dirjen Binapenta, Kemenaker RI Aris Wahyudi menyematkan bendera deklarasi ke Ketua Umum KAPTEN INDONESIA, Abdul Rauf, di Karang Tengah, Banten, Minggu (1/12/19).

“Saya bangga dan bahagia sekali ternyata masih ada yang peduli dengan anak-anak bangsa yang masih membutuhkan sentuhan dari pihak-pihak tertentu”

BANTEN (Inspiratormedia.id) – Komunitas Penyedia Tenaga Kerja Internasional Indonesia (KAPTEN INDONESIA) mendeklarasikan sebagai bentuk banyaknya persoalan tenaga kerja Indonesia, maka Kapten Indonesia kedepan akan memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM).

Ketua Umum KAPTEN INDONESIA Abdul Rauf menyampaikan, Kapten Indonesia siap hadir di tengah-tengah masyarakat dalam menyelesaikan masalah-masalah ketenagakerjaan.

“Kita adalah rumah dan pelayan kepada penyedia  tenaga kerja dan buruh. Kami terdepan, SDM unggul, profesional, sistem terintegrasi transparan dan sinergi lintas dunia serta  bukan hanya menyelesaikan ketenagakerjaan dalam negeri tetapi juga di mata dunia,” ujar Abdul Rauf saat membacakan point deklarasi KAPTEN INDONESIA.

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan deklarasi, pelantikan pengurus pusat, dan rapat kerja nasional I Komunitas Penyedia Tenaga Kerja Internasional Indonesia (KAPTEN INDONESIA) di Apartemen Green Cleosa, Tangerang, Banten, Minggu (1/12)

Secara bersamaan, gubernur Banten Wahidin Halim memberikan apresiasinya terhadap deklarasi KAPTEN INDONESIA. “Saya senang sekali dengan deklarasi ini ditengah-tengah persoalan penggangguran. Kita berharap kehadiran KAPTEN bisa menciptakan dan memberikan lapangan kerja bagaimana di dalamnya bisa menyiapkan tenaga kerja dan mengurangi pengangguran di Banten, ke depan tidak hanya organisasi yang dilantik tetapi harus memberikan manfaat bagi masyarakat Indoensia khususnya Banten,” kata Wahidin setelah mengukuhkan pengurusan Ketua Umum Kapten Indonesia.

Tidak ketinggalan kehadiran anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Siti Mufattahah memberi pesan terkait ketenagakerjaan yang sampai saat ini membutuhkan sentuhan.

“Saya bangga dan bahagia sekali ternyata masih ada yang peduli dengan anak-anak bangsa yang masih membutuhkan sentuhan dari pihak-pihak tertentu. Terutama terkait dengan penggangguran yang meningkat tajam, walaupun banyaknya investasi yang masuk ke Indonesia, namun pengangguran banyak tak terserap,” kata Siti penuh semangat.

Sementara itu, Plt. Dirjen Binapenta PKK Kemenaker, Aris Wahyudi, berharap ke depan agar KAPTEN INDONESIA bisa terus bersinergi dengan pihak-pihak terkait.

Aris juga berpesan, agar menghilangkan budaya lama yang tidak relevan dengan kondisi sumber daya manusia

“Kami apresiasi atas lahirnya KAPTEN, semoga dengan lahirnya komunitas ini akan bisa ada sinergi yang tentu mengatasi masalah bangsa ini yakni pengganguran yang dapat berdampak pada kemiskinan dan kesenjangan sehingga sumber daya manusia akan menjadi ‘leading’ pembangunan,” tutup Aris.

Penulis: Soehartanto