BAZIS Jaktim Berhasil Raih Juara Pertama Penghimpun Dana ZIS Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2018

Foto: Inspiratormedia.id

“Kami menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada seluruh muzakki (pembayar zakat) sehingga terkumpul ZIS sebesar itu”

JAKARTA (Inspiratormedia.id) – BAZIS Jakarta Timur telah berhasil menghimpun dana ZIS Rp44.135.686.624,- atau Rp 44,13 Miliar lebih. Hal ini merupakan perolehan ZIS terbanyak kantor BAZIS di tingkat Walikota sehingga BAZIS Jakarta Timur menjadi Juara I se DKI Jakarta dalam menghimpun dana ZIS di tahun 2018.

Perolehan tersebut diumumkan oleh Kepala BAZIS Provinsi DKI Jakarta H. Zahrul Wildan awal Februari 2019 ini. Bazis telah berhasil mengumpulkan dana zakat , infaq dan shodaqoh (ZIS) yang dihimpun dari Walikota dan Kabupaten se Provinsi DKI Jakarta dengan jumlah total sebesar Rp195.611.440.166,- atau Rp195,61 Miliar lebih.

“Alhamdulillah ini hasilnya sudah final karena ZIS dari tunjangan kinerja daerah karyawan PNS Jakarta Timur sampai bulan Desember 2018 sudah masuk semua,” ucap Dwi Busara, Kepala BAZIS Jakarta Timur kepada Inspiratormedia.id via ponselnya di Jakarta, Minggu (10/2/19).

Menurutnya, bahwa perolehan ZIS Rp44,13 Miliar lebih itu sudah melampaui target tahun 2018 yang ditetapkan sebesar Rp43,5 Miliar.

“Kami menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada seluruh muzakki (pembayar zakat) sehingga terkumpul ZIS sebesar itu,” terucap Dwi Busara begitu sumringah.

Diakuinya, berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta nomor 3 tahun 2019 tanggal 9 Januari 2019, status BAZIS DKI Jakarta kini sedang dalam masa transisi untuk menjadi BAZNAS Provinsi DKI. Karena itu, hingga sekarang belum ada kegiatan penyaluran dana ZIS dan hal-hal yang pokok lainnya.

“Kita sedang dalam masa transisi sampai 7 Maret 2019,” kata Dwi Busara.

Namun ia berharap agar masyarakat muzakki tetap menunaikan kewajibannya  membayar zakat, infaq dan shodaqoh sebagaimana biasanya.

Seperti disebutkan dalam Pergub DKI nomor 3 tahun 2019, Gubernur Anies Baswedan menegaskan dalam masa transisi diharuskan kepada BAZIS untuk  melaksanakan inventarisasi dan pengalihan pendanaan, personil, prasarana dan sarana serta dokumen (P3D).

Sementara itu berdasarkan keterangan Kepala BAZIS DKI Jakarta Zahrul Wildan setelah Bazis Jakarta Timur sebagai Peringkat I dengan mengumpulkan ZIS Rp 44,13 Miliar, disusul Bazis Jakarta Selatan di peringkat II dengan perolehan Rp 36,68 Miliar lebih, Bazis Jakarta Barat pada peringkat III dengan Rp 27, 69 Miliar.

“Sedangkan untuk tingkat kecamatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan meraih Juara 1 se DKI  dengan menghimpun ZIS Rp 701,5 Juta, dan Kecamatan Cilandak juara ke-2 dengan menghimpun ZIS Rp 700,2 Juta lebih,” tandasnya.

Penulis: Ichsan