Kembali, Motor Hilang Diparkiran Polda Metro Jaya

Foto: Istimewa

“Gila itu di markas Polda, yang notabenya adalah barometer Polda seluruh Indonesia bisa kehilangan sepeda motor”

JAKARTA (Inspiratormedia.id) – Sebuah kendaraan sepeda motor merk Kawasaki Merah Hitam dengan Nopol B 3259 FUS milik Edi Tri Wicaksono hilang di parkiran Polda Metro Jaya, pada Senin (13/5) kemarin.

Pihak Polda Metro Jaya sendiri telah menyatakan tidak bertanggungjawab atas kehilangan motor Tri karena tidak memilik karcis parkir.

Padahal, Tri merupakan pegawai Indomaret yang ada di dalam lingkungan Polda Metro Jaya. Sehingga, saat masuk ke sana dirinya tidak mengambil tiket parkir dan juga waktu masih terlalu pagi yaitu sekitar pukul 06.00 WIB.

Menanggapi lepas tangan hilangnya motor Tri, Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW) menilai bahwa Jakarta masih rawan akan pencurian. Bahkan, tempat yang harusnya aman untuk masyarakat saja disatroni oleh kawanan pencuri sepeda motor.

Ia juga menyalahkan pihak pengeloal parkir yang biarkan korban masuk tanpa ada karcis parkir.

“Gini, tidak ada karcis parkir itu kelalaian dari pengelola parkir. Jadi ini adalah potret ketidak amanan di Ibu Kota bayangkan kalau di dalam Polda Metro Jaya terjadi kehilangan sepeda motor di lahan parkir selain memalukan dan jadi indikasi bahwa rasa aman belum terwujud, polisi tidak mampu berikan rasa aman di dalam kantornya sendiri,” kata Edison kepada media, Kamis (16/5).

Apalagi, parkir di Polda Metro sudah dikelola pihak ketiga, maka harus ada tanggungjawab pengelola parkir karena hilang ditempat parkir yang disediakan. Sehingga, pihak pengelola parkir tidak boleh hanga mencari keuntungan semata namun dengan adanya peristiwa ini justru lepas tangan.

“Polda juga desak pengelola untuk tanggungjawab karena mencoreng nama Institusi Polri. Jangan jangan nih, ada dugaan orang dalam terlibat. Itu bisa diduga atau biasa orang bermain di situ,” ucap dia.

Selain itu, ia juga menduga peristiwa itu seperti itu bukan kali pertama terjadi di Polda Metro. Ia pun mendesak kepada Propam Polda Metro Jaya untuk menekan Yanma bertanggungjawab atas kasus hilangnya motor Tri.

“Gila itu di markas Polda, yang notabenya adalah barometer Polda seluruh Indonesia bisa kehilangan sepeda motor. Harus usut tuntas tangkap pelakunya dan tanggungjawab pengelola parkir kepada korban,” tutup dia.

Penulis: Eddy SR