Motif Pelaku Penusukan di Transjakarta; Merasa Terhina

Foto: Istimewa

“Nggak ada motivasi apa-apa. Dia (pelaku) hanya trauma saja kalau ada orang mengangkat kaki di sebelahnya”

JAKARTA (Inspiratormedia.id) – Kepada polisi, Sudirman (52 tahun) mengaku tidak memiliki motif apa-apa terkait penusukan yang dilakukannya kepada Erick Sandi (29) di Halte BKN Bus Transjakarta, Kamis (14/3). Sudirman menusuk paha sebelah kiri Erick saat bus berada di Halte dengan badik yang dibawa dari rumah.

Kapolsek Kramat Jati, Kompol Nurdin Arahman menjelaskan, pelaku mengaku melakukan perbuatannya karena trauma melihat seseorang mengangkat kaki.

Nggak ada motivasi apa-apa. Dia (pelaku) hanya trauma saja kalau ada orang mengangkat kaki di sebelahnya. Dia merasa terhina sekali,” ujar Nurdin saat dihubungi, Kamis (14/3).

Pelaku, kata Kompol Nurdin, merasa ada roh yang membisikan ketika seseorang mengangkat kaki, orang tersebut berlaku tidak sopan dan menghinanya. Polisi pun akan memeriksakan kejiwaan pelaku.

“Tapi kita akan mengecek juga ke dokter spesialis untuk mengecek kejiwaannya. Sementara ini kita kenakan Pasal 351 dulu tentang penganiayaan,” imbuh Nurdin.

Kapolres Jakarta Timur, Kombes Ady Wibowo mengatakan, peristiwa penusukan itu terjadi saat pelaku dan korban duduk berdampingan di halte. Namun, tiba-tiba pelaku menusuk korban.

“Korban duduk di samping pelaku dengan posisi kaki kiri ditumpangkan pada lutut kaki kanan. Tiba-tiba pelaku menusuk paha sebelah kiri dengan badik yang memang sudah dibawa pelaku dari rumah,” kata Ady saat dikonfirmasi, Kamis (14/3).

Peristiwa yang terjadi pada pukul 11.20 WIB itu sempat membuat para penumpang bus Transjakarta yang sedang mengantre di Halte BKN panik. Mereka berlarian keluar untuk menyelamatkan diri.

Saat ini, kata Ady, pelaku berada di Polsek Kramat Jati, Jakarta Timur, guna penyelidikan lebih lanjut.

“Pelaku dan barang bukti diamankan pihak sekuriti Transjakarta, selanjutnya diserahkan ke Polsek Kramat Jati guna pengusutan lebih lanjut,” imbuhnya.

Penulis: Eddy SR