Polres Jakarta Utara Ungkap Penyelundupan Sabu 15 Kilogram Jaringan Pontianak-Jakarta

Foto: Polres Metro Jakarta Utara rilis pengungkapan narkotika jenis sabu seberat 15 kilogram (ganest/inspiratormedia.id)

“Berdasarkan informasi dari masyarakat kepada Polres Metro Jakarta Utara, bahwa ada pengiriman narkotika jenis sabu melalui jalur laut dari Pontianak”

JAKARTA (inspiratormedia.id) – Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Utara berhasil mengungkap kasus narkoba jenis sabu seberat 15 kilogram melalui tiga tersangka N (45), MB (32), dan B (23) yang disamarkan dengan pengiriman mobil lewat jasa ekspedisi dari Pontianak.

Dalam rilis yang disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di halaman Polres Metro Jakarta Utara pada Senin (24/6/2019), terungkap bahwa sabu dimasukkan ke dalam jok mobil untuk mengelabui petugas.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat kepada Polres Metro Jakarta Utara, bahwa ada pengiriman narkotika jenis sabu melalui jalur laut dari Pontianak. Setelah didalami oleh tim yang dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Jakarta Utara AKP Aldo, ternyata informasi tersebut benar,” tutur Argo.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono

Kemudian, ia mengungkapkan, dengan kegiatan, teknis, dan taktis dari kepolisian terungkap bahwa narkotika dikirim dengan kendaraan roda empat yaitu mobil Nissan X-Xtrail dari Pontianak lewat laut ditujukan kepada seseorang bernama Tommy di daerah Pulogadung, Jakarta.

“Kami juga mendapatkan resi pengiriman dari Pontianak, jadi semua melalui ekspedisi. Memang ada banyak modus yang dilakukan pelaku kejahatan narkoba agar usaha mereka tidak tercium oleh petugas. Dan saat ini diduga menggunakan ekspedisi yang disimpan di dalam mobil,” kata Argo.

Polisi pun terus mendalami dengan menelusuri paket mobil yang telah sampai di Jakarta hingga akhirnya petugas mendapatkan orang yang diduga pemilik mobil.

“Mobil itu setelah sampai ke alamat yang dituju tidak juga diambil pemiliknya. Sehari kita tungguin, dua hari kita tungguin, tiga hari kita tungguin, akhirnya datang seseorang yang mengaku pemilik mobil tersebut,” tutur Argo.

Mobil itu, kata Argo, lalu diantar ke Cempaka Putih lalu bertemu seseorang yakni tersangka berinisial N yang mengaku diperintah untuk mengantarkan mobil ke Pulogadung.

“Sampai di Pulogadung ternyata ada tersangka lain yakni inisial MB datang menggunakan sepeda motor lalu memeriksa kondisi mobil apakah ada orang didalamnya. Dia (MB) ternyata dibantu tersangka B yang juga ikut kami amankan,” papar Argo.

Pengungkapan narkotika jenis sabu dari Pontianak ke Jakarta ini disinyalir merupakan jaringan internasional, namun saat ini masih terus didalami oleh polisi.

“Jaringan Pontianak-Jakarta ini disinyalir adalah jaringan internasional, tapi ini masih dalam pendalaman oleh penyidik,” pungkas Argo.