Rabithah Babad Laporkan Jafar Ke Bareskrim

Foto: Istimewa

“Berlebihan itu tidak baik. Kalau bagi saya itu memang harus memaafkan”

JAKARTA (Inspiratormedia.id) – Beredarnya video ceramah saudara Jafar Sodiq Alatas di channel youtubenya didalam ceramahnya menyebut, “Wakil Presiden Republik Indonesia, KH. Ma’ruf sebagai ‘Babi’. 

Akhirnya, pihak dari “Rabithah BABAD Kesultanan Banten” melaporkan Jafar Sodiq Alatas ke Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Kamis pagi, 5 Desember 2019 karena kata-kata saudara Jafar Sodiq Alatas tidak bisa ditolerir dan telah menghina keluarga besar Rabithah BABAD Kesultanan Banten, juga menghina ulama besar, dan pajabat negara.

Ma’ruf Amin sudah menyatakan untuk memaafkan pernyataan penceramah Jafar Shodiq yang menyebut dirinya “babi” dalam sebuah khotbah yang viral di media sosial tersebut.

“Berlebihan itu tidak baik. Kalau bagi saya itu memang harus memaafkan, karena bagaimana, Ja’far itu sedang dalam tekanan (di-pressed). Ya pkebablasan saya kira itu,” ujar Ma’ruf di kantor Wapres, Jakarta, kemarin Rabu (4/12/2019).

Ma’ruf menduga video yang viral itu telah ada sejak masa kampanye Pilpres 2019. Saat itu diakui Ma’ruf banyak konten di media sosial yang menjelekkan dirinya maupun Presiden Joko Widodo.

Namun, Ma’ruf, yang juga menjabat Ketua Umum MUI nonaktif ini, mengaku tak berniat melaporkannya ke polisi. Ia berharap Ja’far mau memperbaiki isi ceramahnya agar tak berisi soal kebencian.

“Tentu tidak… [melaporkan]. Mudah-mudahan dia menyadari dan mengubah narasinya, jangan narasi permusuhan, kebencian. Itu tidak baik, semoga tidak diulangi lagilah seperti itu,” katanya.

Sebelumnya, sebuah video yang menunjukkan ceramah Ja’far Shodiq bin Sholeh Alattas viral di media sosial. Video itu sendiri bersumber dari chanel YouTube ‘Chanel Habib Ja’far Shodiq bin Sholeh Alattas’ yang diunggah pada 30 November 2019.

Saat itu, Ja’far tengah menceritakan kisah Nabi Musa AS versi Islam. Bahwa, ada murid dari Nabi Musa AS yang diubah Allah SWT menjadi babi. Alasannya, kata Ja’far, karena menjual agama untuk duniawi. Ia pun mencontohkannya dengan ustaz bayaran zaman sekarang.

“Berarti ustaz-ustaz bayaran apa? (dijawab oleh jemaah: ‘babi’). Saya tanya Ma’ruf Amin babi bukan? (babi). Babi bukan? (babi). Babi lah,” cetus Ja’far.

Penulis: Soehartanto