Tim Hukum Prabowo Sandi Temukan Kejanggalan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Paslon 01

Foto: Istimewa

“Kami menemukan fakta Pasangan Calon 01, Ir. Joko Widodo – Prof. Dr. (HC). K.H. Ma’aruf Amin (Paslon 01) dalam melaporkan penerimaan sumbangan dana kampanye”

JAKARTA (Inspiratormedia.id) – Dalam press rilis yang diterima redaksi inspiratormedia.id, Kamis (13/6), Tim Hukum Prabowo Sandi menemukan perselisihan hasil Pemilihan Umum 2019.

Berikut isi dari Press Rilis tersebut:

Kosa Kata Jujur dan Adil Tercantum didalam pasal 22 E ayat (1) UUD NRI 1945 sebagai landasan hukum tertinggi (the supreme law of the land). Kosa kata itu harus diimplementasikan, termasuk dalam laporan sumbangan dana kampanye kepada masyarakat.

UU Pemilu mewajibkan peserta pemilu untuk membuat laporan penerimaan sumbangan dana kampanye kepada publik

Kami menemukan fakta Pasangan Calon 01, Ir. Joko Widodo – Prof. Dr. (HC). K.H. Ma’aruf Amin (Paslon 01) dalam melaporkan penerimaan sumbangan dana kampanye. Dalam Laporan penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Paslon 01 tanggal 25 April 2019, tertulis sumbangan pribadi Ir. Joko Widodo sejumlah:

  • Bentuk Uang: Rp. 19.508.272.030
    (sembilan belas miliar lima ratus delapan juta dua ratus tujuh puluh dua ribu tiga puluh rupiah)
  • Bentuk Barang: Rp. 25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah)

Didalam laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara/LKPHN Ir. Joko Widodo yang diumumkan KPU pada tanggal 12 April 2019, harta kekayaan berupa Kas dan Setara Kas hanya berjumlah Rp 6.109.234.704 (enam miliar seratus sembilan juta dua ratus tiga puluh empat ribu tujuh ratus empat rupiah). Ada pertanyaan, apakah dalam waktu 13 (tiga belas) hari saja, harta kekayaan Ir. Joko Widodo berupa Kas dan Setara Kas bertambah hingga sebesar Rp. 13.399.037.326 (tiga belas miliar tiga ratus sembilan puluh sembilan juta tiga puluh ribu tiga ratus dua puluh enam rupiah)?

Untuk lebih jelas simak tabel berikut:

Foto: Doc. Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi

Pada Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye tersebut juga ditemukan sumbangan dari 3 kelompok bernama: Wanita Tangguh Pertiwi, Arisan Wanita Sari Jateng, dan Pengusaha Muda Semarang. Total sumbangan Rp. 33.963.880.000 (tiga puluh tiga miliar sembilan ratus enam puluh tiga juta delapan ratus delapan puluh ribu rupiah). Namun diketahui, bahwa alamat, NPWP, dan identitas pimpinan kelompok tersebut sama.

Untuk lebih jelas simak tabel berikut:

Foto: Doc. Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi

Indonesia Corruption Watch (ICW) menyatakan ada sumbangan dari 2 kumpulan bernama Golfer TRG dan Golfer TBIG yang masing-masing menyumbang sebesar:

-Golfer TRG Rp. 18.197.500.000 (Delapan Belas Miliar Seratus Sembilan Puluh Tujuh Juta Lima Ratus Ribu Rupiah).

-Perkumpulan Golfer TBIG: sebesar Rp. 19.724.404.138 (Sembilan Belas Miliar Tujuh Ratus Dua Puluh Empat Juta Empat Ratus Empat Ribu Seratus Tiga Puluh Delapan).

Edt: Redaksi inspiratormedia.id