Berkedok SOTR, 20 Remaja Ditangkap di Masjid Istiqlal karena Bawa Senjata Tajam

Foto: Istimewa

“Mereka terdiri dari pelajar SMP, SMA, SMK hingga lulusan sekolah,”

JAKARTA (Inspiratormedia.id) – Sebanyak 20 remaja tanggung ditangkap Polisi karena membuar onar saat Bulan Suci Ramadan. Mereka saat itu tengah asyik nongkrong di depan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

Menurut Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian Rishadi, 5 pelaku diantaranya perempuan.

“Mereka terdiri dari pelajar SMP, SMA, SMK hingga lulusan sekolah,” kata Arie di Polres Metro Jakarta Pusat, Kemayoran, Sabtu (18/5).

Arie melanjutkan, pelaku ditangkap saat tengah melakukan aksi Sahur On The Road (SOTR).

“Saat kami geledah, ada beberapa senjata tajam seperto parang, pisau sisir, golok dan celurit,” ujar Arie.

Dari pengakuan pelaku, mereka belum pernah melakukan aksi kejahatan.

“Pelaku perempuan juga membawa senjata tajam. Dari pengakuannya memang belum pernah melakukan aksi kejahatan. Bawa senjata tajam hanya untuk jaga-jaga,” kata Arie.

Sementara, senjata tajam itu dibuat pelaku di salah satu bengkel las di Ciledug.

“Pelaku hanya membawa besinya saja. Sementara dibuat disana,” jelas Arie.

Dari 20 pelaku, dua diantaranya dijadikan tersangka. Karena sebagian dibawah umur.

Pelaku dijerat Pasal 12 UU Darurat 1951 dengan ancaman kurungan diatas 5 tahun.

“Kami terus mengadakan patroli untuk memburu pelaku kejahatan lainnya,” jelas Arie.

Sementara itu, Kanit Ranmor Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Santi Wiranti mengatakan, pelaku merupakan anak-anak orang kaya.

”Mereka sebagian warga Jakarta Utara. Saat kami tangkap mereka menggunakan mobil yang dichek itu milik orang tuanya,” jelas Santi.

Dari pengakuannya, mereka mengaku ijin ke orang tua untuk bagi-bagi makanan kepada warga kurang mampu.

“Makanya kebanyakan orang tua pelaku kaget saat ditangkap menggunakan senjata tajam,” jelas Santi.

Penulis: Anton Nursamsi