ICSGS III Bahas Persoalan Terorisme dan Konflik di Timur Tengah

Foto: Istimewa

Budaya Perdamaian Mantan Pejuang sebagai Program Alternatif Deradikalisasi di Indonesia

JAKARTA (Inspiratormedia.id) – Permasalahan terorisme dan konflik di Timur Tengah menjadi salah satu pokok bahasan dalam The 3-rd International Conference on Strategic and Global Studies (ICSGS-III).

Sejumlah organisasi seperti Jamaah Anshorut Daulah (JAD), Jama’ah Islamiyah (JI) dan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) menjadi pokok bahasan dalam sejumlah paper (makalah) di acara ini. ICSGS ini diselenggarakan oleh Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia (UI) pada Rabu – Kamis (6-7/ 11) di Hotel Sari Pasific, Jakarta.

ICSGS III ini mengangkat tema Security Strategy and National Resilience in Post Human Era atau Strategi Keamanan dan Ketahanan Nasional di Era Pasca-Manusia. Tema ini terbagi lagi ke dalam sejumlah sub tema, yakni Keamanan, Teknologi, Ekonomi, Budaya, Terorisme dan Ekstrimisme, serta Ketahanan Nasional.

Terdapat sejumlah paper yang terkait dengan permasalahan terorisme dan konflik di Timur Tengah dalam ICSGS III ini. Antara lain Forecast The End of The Anshorut Daulah (JAD) in Indonesia atau Memperkirakan Berakhirnya Anshorut Daulah (JAD) di Indonesia.

Paper ini ditulis oleh Ahmad Zainal Huda dan Muhammad Syauqillah. Ada juga paper berjudul Repatriation Plan for ISIS Members of Indonesian Citizenship from Iraq and Syria To The Homeland in The National Security Perspective atau Rencana Pemulangan Anggota ISIS Kewarganegaraan Indonesia dari Irak dan Suriah Menuju Tanah Air Dalam Perspektif Keamanan Nasional. Paper ini ditulis oleh Muhammad Alfi Rajabi Nasution.

Paper lainnya berjudul Deradicalization Program for Childrens Victims of Terrorism Act at Social Rehabilitation Centre Handayani atau Program Deradikalisasi untuk Anak-Anak Korban Tindakan Terorisme di Pusat Rehabilitasi Sosial Handayani.

Paper ini ditulis oleh Muji Novrita, Muhammad Syauqillah, dan Jerry  Marcellinus Logahan. Ada juga paper berjudul The Dynamics of Funding for The Jama’ah Al-Islamiyah Group atau Dinamika Pendanaan untuk Kelompok Jama’ah Islamiyah yang ditulis oleh Rifana Meika Triskaputra.

Terdapat pula paper berjudul Peace Culture of Ex-Combatant as An Alternative Program of Deradicalization in Indonesia (A Case Study of Ali Fauzi Manzi) atau Budaya Perdamaian Mantan Pejuang sebagai Program Alternatif Deradikalisasi di Indonesia (Studi Kasus Ali Fauzi Manzi) yang ditulis oleh Tan Evi.

Satu paper lainnya berjudul The Islamic State of Iraq and Syria & The World Wide Web: A Threat To The National Security of Indonesia atau ISIS dan World Wide Web (www): Ancaman Terhadap Keamanan Nasional Indoensia. Paper ini ditulis oleh Karen Savitri.

Penulis: Soehartanto