Datangi Bareskrim, Kivlan Zein: Ketemu Keluarga, Bukan Melarikan Diri

Foto: Istimewa

“Sampai di situ ada anak, istri, cucu saya, saya datang untuk kesana bukan untuk melarikan diri”

JAKARTA (Inspiratormedia.id) – Kivlan Zen membantah tudingan hendak kabur ke Brunei Darussalam melalui Batam, dirinya datang ke Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, atas laporan orang yang bernama Jalaludin, atas laporan sebagai saksi kasus makar.

Laporan terhadap Kivlan tersebut diterima oleh polisi dengan nomor laporan LP/B/0442/V/2019/Bareskrim tertanggal 7 Mei 2019.

Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis TNI AD, mengatakan dirinya terbang ke Batam untuk bertemu dengan Istri, anak dan cucunya, malah saya dikawal sama polisi dalam pesawat sampai di bandara di Batam.

“Sampai di situ ada anak, istri, cucu saya, saya datang untuk kesana bukan untuk melarikan diri,” kata Kivlan Zen di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (13/5).

Lebih lanjut dirinya mengatakan sudah melakukan kerjanyata untuk Bangsa Indonesia, ia mengatakan bahwa pernah membebaskan sandera, pernah mendamaikan pemberontak Filipina, Kivlan juga pernah membebaskan sandera 2016, membebaskan sandera tahun 73.

“Saya sudah berbuat untuk bagsa indonesia, saya sudah melakukan sesuatu saya ikut menegakkan kemerdekaan di papua, saya juga bertempur disitu,” katanya.

“Enggak mau lari, bagaimana saya mau lari? Saya ini perwira, jenderal, masa saya melarikan diri atas tanggung jawab? Saya sudah berbuat untuk republik ini untuk bangsa Indonesia, untuk menegakkan kedaulatan, menegakkan demokrasi, untuk menegakkan keadilan dan kebenaran, sumpah prajurit saya, membela kejujuran dan kebenaran, saya sampaikan,” tutur pensiunan TNI dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal ini.

Penulis: Eddy SR