Ma’ruf Sebut Ulama Ijtima’ Bukan Ulama ‘Betulan’, Ketum PPTI: Umat Islam Makin Jauh

Foto: Istimewa

“Pernyataan yang rentan dengan konflik itu sangat tak pantas terlontar dari mulut sang Cawapres tersebut”

JAKARTA (inspiratormedia.id) – Pernyataan kontroversial Cawapres Ma’ruf Amin mendapat kritikan. Diketahui, Ketum MUI tersebut menyatakan bahwa ribuan ulama pendukung Prabowo-Sandi di Ijtima’ ulama, bukan ulama ‘betulan’. Ma’ruf mengklaim, ulama ‘betulan’ adalah yang menyerukan dukungan untuk dirinya.

Ketua Umum Ketua Umum Persatuan Pengamal Tharikat Islam (PPTI) Rahman Sabon Nama menyayangkan hal itu. Pernyataan yang rentan dengan konflik itu sangat tak pantas terlontar dari mulut sang Cawapres tersebut.

“Pernyataannya Kyai Ma’ruf membuatnya semakin dijauhi umat Islam. Tidak pantas sebagai ulama, beliau bicara seperti itu,” kata dia, Rabu (19/9).

Rahman memaparkan, kapasitas Ma’ruf sebagai Cawapres seharusnya merangkul umat, bukan membuat pernyataan yang rentan dengan perpecahan.

“Ulama-ulama yang tergabung dalam ijtima, adalah ulama yang mayoritas pengurus MUI dan pimpinan pondok pesantren,” jelasnya.

“Menurut saya, pernyataan fatal itu akan menggerus dukungan umat Islam terhadap Jokowi. Seharusnya beliau menyampaikan program keumatan untuk menarik dukungan umat Islam,” sarannya diakhir pernyataan.

Penulis: Nandhes H